• image
  • image
  • image
  • image

 


Pusat Studi HAM Unimed (Pusham Unimed) yang bekerjasama dengan Indonesian Diaspora Network Global (IDN-Global) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “ Diaspora dan Dinamika Konsep Kewarganegaraan di Indonesia ” yang berlangsung pada Kamis 6 November 2014 di Ruang VVIP Lantai IV Gedung Digital Library, Kampus Unimed.

Diaspora menjadi sebuah wacana yang cukup intens dibicarakan mengingat desakan dari para pelaku Diaspora menuntut adanya status Dwi Kewarganegaraan. Dengan Dwi Kewarganegraan terbatas saja, pada saat ini  masih belum mampu  mengatasi masalah-masalah yang nantinya akan timbul pada umur 21 tahun. Terlebih para imigran dan keturunanya yang telah lama menetap di luar negeri dan menjadi WNA. Selain itu persoalan administrasi imigran yang masih belum tersistem dengan baik sehingga sangat menyulitkan bagi mereka untuk berkunjung ke Indonesia.

Seminar Nasional hari ini secara khusus mengkaji persoalan diaspora dari tinjauan sosiologis, teoretis dan empiris fenomena Diaspora global, tinjauan Hukum Keimigrasian dan Dwi Kewarganegaraan dalam Perspektif HAM . Kesimpulan seminar diaspora pada hari ini, Pertama untuk melihat persoalan diaspora sebagai bentuk pemenuhan hak asasi manusia, Kedua untuk membentuk direktorat diaspora.

Pada Seminar Nasional hari ini dibagi menjadi 2 (dua) sesi, sesi pertama menghadirkan 2 (dua) narasumber yaitu Dr. M. Iman Santoso, MA., M.H (Dosen Hukum Universitas Krisnadwipayana, Mantan Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI, dan Pembina kelompok Diaspora Hakka Indonesia) dan Majda El Muhtaj (Kepala Pusat Studi HAM Universitas Negeri Medan), serta moderator Arief Wahyudi (Sekretaris Pusham Unimed). Pada sesi kedua dilanjutkan dengan Prof. Koerniatmanto Soetoprawiro (Universitas Parahyangan Bandung) dan Dra.Yusna Melianti, MH dengan moderator M.Fahmi Siregar (BPPC Pusham Unimed).

Seminar Nasional dihadiri lebih kurang 150 peserta terdiri dari perwakilan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM yaitu Kadiv Yankum, Kadiv Imigrasi, dan Seluruh Kanim yang ada dibawah UPT Kanwil Kementerian Hukum dan HAM. Perwakilan dari Dosen FH se-Universitas Negeri Maupun swasta di Kota Medan serta  mahasiswa Unimed dari PPKn FIS, FT, FE. Perwakilan Polda Sumatera Utara yaitu Binmas Poldasu, Intelkam Poldasu, SPN Poldasu, dan Polresta Medan serta Polsek. Perwakilan dari NGO/LSM  PKPA, Kontras Sumut, KAPUR (Kawin Campur), Fitra Sumut, KPAID Sumut, Dirbinmas, Pusaka Indonesia, UDA Medan, UMN AL-WASB, KSBSI. Dinas Pemerintahan juga turut hadir seperti DPRD Sumut, Disduk Capil Medan, Pemko Medan. Perwakilan guru SMP dan SMA/MTS se-Kota Medan seperti SMAN 1 Medan, MTSN 1 Medan, SMKN 1 Medan.Juga hadir media massa seperti RRi Medan, Koran Sindo Medan, Sumut Pos, Tribun Medan, Analisa.