• image
  • image
  • image
  • image

Pusham Unimed, Medan. Aliansi Masyarakat Sipil Anti Penyiksaan (SIKAP) menggelar kegiatan diskusi dan buka puasa bersama pada Sabtu (25/06). Acara ini mengusung tema “Mendukung Kehidupan Setelah Penyiksaan” sebagai bentuk apresiasi terhadap hari anti penyiksaan yang jatuh pada tanggal 26 juni setiap tahunnya. Acara ini diadakan di Sekretariat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Jalan Wahid Hasyim No. 9 Medan.

Diskusi ini dihadiri peserta dari berbagai LSM, Pusat Studi serta mahasiswa. Diantaranya adalah Pusat Studi Hak Asasi Manusia Pusham Unimed, Pusaka Indonesia, Aliansi Sumut Bersatu (ASB), Hutan Rakyat Institute (HaRI), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Serikat Mahasiswa Indonesia, Kompas.com, TVRI Sumut, CeritaMedan.com, Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK), Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara (Bakumsu), dan Law IFM.

Quadi Azam selaku ketua SIKAP menuturkan bahwa acara seremonial ini telah dilakukan sejak tahun 2010 . Hal ini dilatarbelakangi masih banyaknya kasus penyiksaan yang terjadi di daerah Sumatera Utara. Tanggal penting ini berangkat dari lahirnya Konvensi Anti Penyiksaan atau Convention Against Torture (CAT).

Acara diskusi ini dipantik oleh tiga orang pemantik diskusi diantaranya ialah M.Fahmi Siregar dari Pusham Unimed, Juni Aritonang dari Bakumsu, dan Agoes Perdana dari AJI Medan.

M.Fahmi Siregar menuturkan “hak bebas dari penyiksaan ini adalah hak yang mutlak dan Indonesia sendiri belum memiliki regulasi yang jelas terhadap pelarangan atau pembatasan terhadap penyiksaan”.

Melalui peringatan Hari Anti Penyiksaan, diharapkan semua dukungan baik dari pemerintah dan masyarakat luas untuk mendukung pemulihan bagi korban penyiksaan dan tidak ada lagi penyiksaan dalam bentuk apapun mewujudkan manusia yang bermartabat dan bangsa yang beradab. (gdl/yh)

 

 

 

Add a comment

The University of Chile School of Law and the Center for Human Rights will host the 7th International Human Rights Education Conference (IHREC). The Conference will be held at the School of Law and at the University´s main campus on December 12 -15, 2016.

The IHREC is an international event that has taken place in Australia, South Africa, Poland, Taiwan, the United States and The Netherlands, and this year will be held for the first time in Latin America. Every year the Conference brings together a network of experts, scholars and concerned individuals from different countries. One of the main purposes of the Conference is to advance the development of educational practices in Human Rights, in response to the World Programme of the United Nations for Human Rights Education.

For more information http://www.cdh.uchile.cl./IHREC

Please see Call of Papers

 

Add a comment

 

Bukan pemandangan yang asing jika anak-anak ikut memunguti brondolan buah sawit yang berjatuhan saat panen, dan menjadi hal yang biasa bagi perempuan-perempuan menyemprot hama sawit serta menjadi butuh lepas yang terus bekerja dikejar target.

Setiap hari mereka bekerja untuk menghasilkan minyak sawit yang dipasok ke PepsiCo yang merupakan perusahaan makanan ringan dengan wilayah distribusi paling luas di dunia.  Ini menjadi kondisi tragis yang terus dialami oleh buruh lepas yang bekerja di kebun sawit milik Indofood distributor minyak sawit ke PepsiCo yang merupakan anak  perusahaan perkebunannya PT PP London Sumatra Tbk (Lonsum), yang berlokasi di pulau Sumatera, Indonesia.

Berdasarkan laporan investigasi Organisasi Penguatan dan Pengembangan Usaha-Usaha Kerakyatan (OPPUK), Rainforest Action Network (RAN), Dan International Labor Rights Forum (ILRF) yang dipublikasi pada Juni 2015 menyebutkan banyak terjadi pelanggaran hak asasi manusia mulai dari buruh yang tak kasat mata dan temporer yang melakukan praktik pekerjaaan rentan dan berbahaya, upah murah, anak-anak yang berkerja dengan  target kerja yang sangat tinggi memaksa anak untuk ikut bekerja berbahaya dan tidak terlindungi,  penggunaan pestisida dan praktik kerja yang membahayakan kesehatan dan keselamatan buruh, kebebasan berserikat yang tidak dihormati.

Herwin Nasution, Direktur Eksekutif OPPUK menyebutkan “Sebagai salah satu sektor penyerap tenaga kerja terbesar di negara ini, pemerintah Indonesia harus mengeluarkan peraturan perundang-undangan yang khusus untuk memberikan perlindungan terhadap buruh perkebunan sawit, karena risiko yang khas dan tinggi menjadi tantangan buruh minyak sawit, selain itu juga mereka terisolasi secara geografis. Secara khusus, Pemerintah Indonesia harus memperhatikan buruh perempuan dan buruh anak yang masih dipekerjakan secara tidakdak layak dan yang paling berisiko dan paling tidakdak terlindungi, serta paling menderita akibat penetapan target yang sangat tinggi dan upah rendah yang tidak layak.”  (yh)

Laporan Hasil Investigasi Tentang Pelanggaran Hak Buruh di Perkebunan Kelapa Sawit di Indonesia

 

Add a comment

Montreal, pojoksamber.com- Direktur Scholars at Risk, Dr Robert Quinn membuka agenda Global Congress bertema  Universities in Dangerous World di McGill University, School of Law, Montreal, 8 Juni 2016.

Kepada pojoksamber.com, Herlambang mengatakan sejak kemarin agenda ini menampilkan presentasi dari jaringan dosen yang bekerja dalam isu kebebasan akademik di berbagai negara di dunia.

“Agenda Scholars at Risk ke depan, kebebasan akademik sebagai bagian tak terpisah dalam soal hak asasi manusia, akan masuk menjadi indikator pemeringkatan internasional kampus,” ujar Herlambang.

Menurut Herlambang fenomena pembubaran diskusi, pembatalan pemutaran film, pembatasan ekspresi mahasiswa sebagaimana terjadi di Indonesia akan menjadi penentu pemeringkatan tersebut.

Baca Selengkapnya pojoksamber.com

 

Add a comment

Pusham Unimed, Medan.Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Negeri Medan  (Pusham Unimed)  bekerja sama dengan Hutan Rakyat Institute(HaRI) menggelar kegiatan Pelatihan Tingkat Dasar HAM untuk staf dan relawan Pusham Unimed, selama tiga hari mulai Kamis (26/05) s.d Sabtu (28/05). Acara ini diadakan di ruang Pusat Bahasa Universitas Negeri Medan.

Majda El Muhtaj selaku kepala Pusham Unimed menuturkan acara ini menghadirkan master of training dari Hutan Rakyat Institut yaitu Wina .Fasilitator-fasilitator pada kegiatan Pelatihan antara lain Fery Apriansyah, Quady Azam, Elisabeth Ketaren, dan Muhammad Nashry. Tak hanya itu pelatihan ini juga menghadirkan peserta dari luar Pusham Unimed, diantaranya ada beberapa mahasiswa Jurusan Antropologi Universitas Sumatera Utara dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Pelatihan ini bersifat edukatif yang bertujuan untuk memberikan pendalaman materi mengenai isu-isu HAM yang sedang berkembang di masyarakat seta pendalaman terhadap instrumen dan dinamika HAM yang lahir secara nasional maupun internasional.

Wina Khairina sekalu master of training menuturkan setiap manusia mempunyai potensi untuk menjadi pelaku kekerasan maupun pelanggaran HAM dan juga berpotensi menjadi korban. Maka dari itu negara wajib menjalankan tanggung jawabnya untuk menghormati (respect), melindungi (protect) dan memenuhi (fulfill) hak dasar yang disandang warga negaranya.

Output pelatihan adalah staf dan relawan paham konsep HAM serta tanggap atas informasi terkait isu-isu HAM yang berkembang. Tak hanya itu, diharapkan semua peserta pelatihan memiliki kemauan untuk menyuarakan atau mempromosikan Hak Asasi Manusia ke lingkungan sekitar serta dapat mengubah pola pikir masyarakat terhadap hak-hak dasar yang melekat pada setiap manusia hakekatnya tidak dapat diintervensi.(gdl)

 

 

Add a comment
Prev Next

Pusham Unimed Meneliti di Polres Sergai

07-05-2018 Hits:176 Berita Eka Nirmala Simanjuntak

Sei Rampah, (Analisa)- Kapolres Serdang Bedagai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu membuka kegiatan penelitian Bhabinkamtibmas tentang pengawasan Dana Desa yang dilaksanakan oleh Pusat Studi Hak Asasi Manusia (Pusham) Universitas Negeri.................

Read more

Kebebasan Berekspresi Rentan Jelang Pemilu

16-04-2018 Hits:170 Berita Eka Nirmala Simanjuntak

Medan, (Analisa) - Kebebasan berekspresi masyarakat Indonesia cenderung rentan di masa-masa menjelang pemilu. Segenap pihak perlu mengantisipasi momen ini agar tidak menjadi arena merusak kebebasan berekspresi dan berpen­dapat. Hal itu menjadi salah.................

Read more

Warga Penghayat Kepercayaan Akan Dapat E-KTP Baru Setelah Pilkada 2018 Artikel …

12-04-2018 Hits:162 Berita Gilang Darmawan

JAKARTA, KOMPAS.com  - Kementerian Dalam Negeri menargetkan warga penghayat kepercayaan akan mendapatkan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) setelah pelaksanaan Pilkada 2018. KTP baru akan diberikan untuk mengakomodasi putusan Mahkamah Konstitusi.................

Read more

Pembangunan Ekonomi yang Melanggar HAM Harus Ditolak

06-01-2018 Hits:949 Berita Gilang Darmawan

AKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan ekonomi yang terus diakselerasi pemerintahan Jokowi-JK dinilai tidak mempertimbangkan pemenuhan hak-hak asasi manusia. Pelanggaran hak asasi manusia ( HAM) tak bisa dihindarkan ketika rakyat dihadapkan dengan negara ataupun korporasi.................

Read more

Sepanjang 2017, Ombudsman Terima 7.999 Laporan Masyarakat

31-12-2017 Hits:1001 Berita Gilang Darmawan

Jakarta (29/12). Kompas, Ombudsman RI baik pusat maupun daerah menerima sebanyak 7.999 laporan masyarakat sepanjang 2017. Wakil Ketua Ombudsman Ninik Rahayu menuturkan, laporan tersebut terbagi menjadi 10 jenis maladministrasi. "Lima jenis maladministrasi.................

Read more

Pusham Unimed Lakukan Penelitian Tentang Perkap No 3 Tahun 2015 Di Polres Deli S…

06-12-2017 Hits:1039 Berita Eka Nirmala Simanjuntak

TribrataNewsDeliserdang – Kapolres Deliserdang AKBP Eddy Suryantha Tarigan SIK buka kegiatan FGD (Focused Group Discussion) yang dilaksanakan oleh Pusat Studi Hak Asasi Manusia (Pusham) Universitas Negeri Medan (Unimed) terhadap seluruh.................

Read more

MEMPERTANYAKAN PROFESIONALITAS ANGGOTA POLRI SEBAGAI PENGAYOM MASYARAKAT

31-08-2017 Hits:1297 Berita Gilang Darmawan

Medan- Pusham.Unimed.ac.id, Aliansi Masyarakat Sipil Anti Penyiksaan (SIKAP), mengingatkan dan menegaskan dengan jelas bahwa praktek penyiksaan, adalah bentuk perbuatan yang keji, tidak manusiawi, dan tentunya bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan.................

Read more

Sumut Peringkat Kedua Kasus Terbanyak Pelanggaran HAM di Indonesia

16-07-2017 Hits:1535 Berita Eka Nirmala Simanjuntak

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Fakta mengejutkan datang dari Komisioner Komnas HAM Siti Noor Laila, dalam diskusi “Pentingnya pelaksanaan prinsip-prinsip panduan PBB tentang bisnis dan HAM bagi anggota serikat buruh dan tani di Sektor.................

Read more

Penuhi Hak Sipil Semua Warga; Penghayat Kepercayaan Alami Diskriminasi

05-08-2016 Hits:1340 Berita Gilang Darmawan

JAKARTA, KOMPAS – Pemenuhan hak-hak sipil para anggota komunitas penghayat kepercayaan dan pelaksana ritual adat belum terwujud. Berbagai bentuk diskriminasi masih dialami oleh mereka. Akibatnya, mereka tidak memiliki kesempetan untuk.................

Read more

Komnas HAM Usut Penganiayaan Warga Lingga

05-08-2016 Hits:1180 Berita Eka Nirmala Simanjuntak

KARO, Analisa - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan mengusut kasus meninggalnya warga Desa Lingga Ke­camatan Simpang, diduga dianiaya anggota Kepo­lisian Resort Tanah Karo, yang mengakibatkan korban meninggal.................

Read more