Bukan pemandangan yang asing jika anak-anak ikut memunguti brondolan buah sawit yang berjatuhan saat panen, dan menjadi hal yang biasa bagi perempuan-perempuan menyemprot hama sawit serta menjadi butuh lepas yang terus bekerja dikejar target.

Setiap hari mereka bekerja untuk menghasilkan minyak sawit yang dipasok ke PepsiCo yang merupakan perusahaan makanan ringan dengan wilayah distribusi paling luas di dunia.  Ini menjadi kondisi tragis yang terus dialami oleh buruh lepas yang bekerja di kebun sawit milik Indofood distributor minyak sawit ke PepsiCo yang merupakan anak  perusahaan perkebunannya PT PP London Sumatra Tbk (Lonsum), yang berlokasi di pulau Sumatera, Indonesia.

Berdasarkan laporan investigasi Organisasi Penguatan dan Pengembangan Usaha-Usaha Kerakyatan (OPPUK), Rainforest Action Network (RAN), Dan International Labor Rights Forum (ILRF) yang dipublikasi pada Juni 2015 menyebutkan banyak terjadi pelanggaran hak asasi manusia mulai dari buruh yang tak kasat mata dan temporer yang melakukan praktik pekerjaaan rentan dan berbahaya, upah murah, anak-anak yang berkerja dengan  target kerja yang sangat tinggi memaksa anak untuk ikut bekerja berbahaya dan tidak terlindungi,  penggunaan pestisida dan praktik kerja yang membahayakan kesehatan dan keselamatan buruh, kebebasan berserikat yang tidak dihormati.

Herwin Nasution, Direktur Eksekutif OPPUK menyebutkan “Sebagai salah satu sektor penyerap tenaga kerja terbesar di negara ini, pemerintah Indonesia harus mengeluarkan peraturan perundang-undangan yang khusus untuk memberikan perlindungan terhadap buruh perkebunan sawit, karena risiko yang khas dan tinggi menjadi tantangan buruh minyak sawit, selain itu juga mereka terisolasi secara geografis. Secara khusus, Pemerintah Indonesia harus memperhatikan buruh perempuan dan buruh anak yang masih dipekerjakan secara tidakdak layak dan yang paling berisiko dan paling tidakdak terlindungi, serta paling menderita akibat penetapan target yang sangat tinggi dan upah rendah yang tidak layak.”  (yh)

Laporan Hasil Investigasi Tentang Pelanggaran Hak Buruh di Perkebunan Kelapa Sawit di Indonesia