• image
  • image
  • image

REKRUTMEN POLRI  BERSIH, TRANSPARAN, AKUNTABEL DAN HUMANIS

    Tahun Anggaran 2012, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali membuka pendaftaran penerimaan anggota Polri pada tingkat Brigadir Polisi. Pada tahap pemeriksaan administrasi awal (rikmin) tercatat 1649 pelamar dari berbagai jenjang pendidikan, yakni SMA, akademi dan sarjana. Seleksi rekrutmen yang diselenggarakan secara nasional oleh panitia-panitia daerah, termasuk Kepolisian daerah Sumatera Utara (Poldasu), tetap berkomitmen pada prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis (BETAH). Dengan prinsip ini diharapkan mampu menghasilkan sosok-sosok personil Polri yang berkualitas dan profesional.


    Kapoldasu, Irjen.Pol. Wisnu Amat Sastro, menegaskan bahwa Polri, sebagaimana agenda dan komitmen reformasi organisasi Polri, terus berupaya menjalankan tupoksinya dengan benar, berkualitas dan profesional. Prinsip BETAH dalam proses rekrutmen ini merupakan implementasi dari komitmen Polri dalam mewujudkan Polri yang tangguh, terdepan dan humanis. Hal itu disampaikan saat memberikan pengarahan pada jajaran kepanitian daerah Poldasu yang diringi dengan pernyataan dan penandatanganan pakta integritas pada 26 Januari 2012 di Rupattama Tri Brata, Mapoldasu. Turut hadir Wakpoldasu, Brigjen.Pol. Sahala Allagan dan jajaran pejabat utama Poldasu.
    Majda El Muhtaj, Kepala Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Negeri Medan (Pusham Unimed) yang juga pengawas eksternal penerimaan Brigadir Polisi T.A. 2012, mengatakan kehadiran kami sebagai pengawas eksternal di sini  didasarkan pada Peraturan Kapolri No. 13 Tahun 2010 tentang Pengawasan Eksternal Penerimaan Calon Anggota Polri. Ini tahun kedua saya menjadi pengawas penerimaan anggota Polri. Bersama dengan teman-teman lainnya dari IDI Sumut, Dinas Pendidikan Sumut dan LSM, kami mengawasi seluruh tahapan seleksi penerimaaan anggota Polri. Ini adalah kemajuan Polri yang positif dan signifikan yang patut diapresiasi dan didukung masyarakat.
Rekrutmen yang berkualitas adalah “pintu masuk” yang memungkinkan Polri memperkuat kualitas performa dan kinerjanya. Dengan prinsip BETAH yang dijalankan secara maksimal, saya yakin proses rekrutmen ini mampu menghasilkan sosok-sosok terbaik personil Polri dari Sumut. Begitupun, karena ini adalah sebuah sistem dan mekanisme, tetap saja diharapkan pengawasan dari kita semua. Selain diawasi oleh pengawas eksternal, proses rekrutmen anggota Polri juga melibatkan pengawas internal dari unsur Propam Poldasu. Berdasarkan data, personil Polri saat ini sebanyak 413.509 orang; 345.417 brigadir; 29.750 pama; 12.000 pamen; dan 236 pati.©

Prev Next

Pusham Unimed kerjasama dengan Indonesian Diaspora Network Global mengadakan Sem…

30-10-2014 Hits:30 Berita Fazli Rachman

  MEDAN, Melihat perkembangan dunia, tentu globalisasi sudah tidak dapat dibendung lagi. Hal ini terlihat dari jumlah diaspora Indonesia sudah mencapai sekitar 8 juta orang ditambah jumlah keturunan orang Indonesia yang.................

Read more

Kumpulan Makalah Konferensi Nasional HAM Kedua

28-10-2014 Hits:16 Berita Fazli Rachman

Makalah Konferensi Nasional HAM Kedua “HAM & Tata Kelola Pemerintahan Baru Indonesia” Kampus Unimed, Medan, 11-12 Oktober 2014   Panel Utama: Dr.Suparman Marzuki ( Ketua KY RI ) - Pengadilan yang Fair Untuk Keadilan Ditreskrimsus Poldasu.................

Read more

Pusham Unimed Sukses Menyelenggarakan Konferensi Nasional HAM Kedua

12-10-2014 Hits:30 Berita Yulita HTH

  Pusham Unimed yang bekerjasama dengan SEPAHAM Indonesia berhasil mengelar Konferensi Nasional HAM Kedua yang berlangsung dua hari, sejak Sabtu 11 Oktober 2014 dan berakhir Minggu 12 Oktober 2014 di Kampus.................

Read more

Pembukaan Konferensi Nasional HAM Kedua

12-10-2014 Hits:33 Berita Fazli Rachman

Pembukaan Konferensi Nasional HAM Kedua

Pusat Studi HAM Universitas Negeri Medan (Pusham Unimed) bekerjasama Serikat Pengajar HAM (SEPAHAM) Indonesia mengadakan Konferensi  Nasional HAM Kedua dengan tema “HAM dan Tata Kelola Pemerintahan Baru Indonesia”. Kegiatan tersebut.................

Read more

PEMERINTAHAN BARU; Tuntaskan Pelanggaran HAM

04-10-2014 Hits:29 Berita Fazli Rachman

Jakarat, KOMPAS-Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla diminta untuk segera menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM yang pernah terjadi pada masa lalu. Selain itu, mereka juga diminta menggunakan hak prerogratifnya untuk mengambil.................

Read more

Konferensi Nasional Kedua; HAM & Tata Kelola Pemerintahan Baru Indonesia

17-09-2014 Hits:354 Berita Fazli Rachman

Konferensi Nasional Kedua; HAM & Tata Kelola Pemerintahan Baru Indonesia

KONFERENSI NASIONAL KEDUA“HAM & Tata Kelola Pemerintahan Baru Indonesia”     Lihat Lebih Besar  Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Negeri Medan (Pusham Unimed) bekerjasama dengan Panitia Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (Panranham).................

Read more

Diskusi Publik “Masyarakat Hukum Adat Pasca Putusan MK Nomor 35 Tahun 2012”

10-09-2014 Hits:58 Berita Fazli Rachman

Medan, 9 September 2014– Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyelenggarakan diskusi publik dengan tema “Masyarakat Hukum Adat Pasca Putusan MK Nomor 35 Tahun 2012” di aula Kantor wilayah.................

Read more

The Third International Conference on Human Rights and Peace & Conflict in S…

04-09-2014 Hits:49 Berita Fazli Rachman

CALL FOR PARTICIPATION!   The Third International Conference on Human Rights and Peace & Conflict in Southeast Asia   Organized by the Southeast Asian Human Rights Studies Network (SEAHRN) and the Human Rights Research Group of.................

Read more

Pusham Melakukan Penelitian di Empat Kabupate/Kota di SUMUT

02-09-2014 Hits:62 Berita Fazli Rachman

Untuk melihat eksistensi dari Perpres No.23 Tahun 2011 di Sumatra Utara, maka Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Negeri Medan ( Pusham Unimed ) melakukan penelitian tentang “Esensi dan Urgensi.................

Read more

Mengintegrasi HAM dan Internet

27-08-2014 Hits:43 Berita Fazli Rachman

Oleh WAHYUDI DJAFAR   Perang media sosial begitu semarak selama pelaksanaan Pemilu Presiden 2014.Setiap kandidat mencoba memanfaatkan ruang baru ini untuk seoptimal mungkin mempengaruhi pemilih. Bukan hanya bahasa-bahasa positif,sering serangan negatif juga dilancarkan.................

Read more