• image
  • image
  • image
  • image

Gallery Foto

  • image

Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Islam Indonesia (Pusham UII) menggelar focused group discussion/diskusi kelompok terbatas (FGD) dengan mengundang pengajar-pengajar HAM di wilayah Pulau Sumatera, termasuk Pusham Unimed.

 

Kegiatan ini dilaksanakan kemarin di Medan. FGD ini juga diselenggarakan secara simultan di beberapa wilayah di Indonesia, yakni Medan untuk wilayah Sumatera; Yogyakarta untuk wilayah Jawa dan Balikpapan untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara.

 

Menurut Eko Riyadi, Direktur Pusham UII, Yogyakarta, Pusham UII telah bekerjasama dengan Norwegian Centre for Human Rights (NCHR) University of Oslo, Norway, dalam menerbitkan sebuah buku yang berjudul “Hukum Hak Asasi Manusia.” Buku tersebut awalnya disusun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akademik, khususnya para dosen pengajar mata kuliah Hukum Hak Asasi Manusia pada Fakultas Hukum di berbagai universitas se-Indonesia.

 

Pada saat itu, tulis Eko dalam rilisnya, buku hak asasi manusia sangat langka, sedangkan mata kuliah hukum hak asasi manusia di beberapa kampus telah menjadi mata kuliah yang wajib dipelajari oleh mahasiswa. Oleh karena itu, terasa bahwa buku tersebut sangat penting bagi para akademisi dan mahasiswa.

 

Dalam suasana itu, mesti ada perubahan-perubahan materi pada buku ajar tersebut sehingga akan bersesuaian dengan konteksnya saat ini. Selain itu, buku ajar tersebut sangat mungkin diperbaiki metode penulisannya sehingga akan lebih nyaman dan mudah dipahami bagi pembacanya. ”FGD ini merupakan kesempatan yang baik untuk meningkatkan peran strategis perguruan tinggi dalam merespons isu-isu HAM di Indonesia,” tegas Eko Riyadi.

 

Pusham Unimed sebagai salah satu peserta FGD tentu menyambut baik kegiatan ini, katanya. Hal ini juga sebagai kesempatan pertama bagi Pusham UII beraktifitas di Medan. ”Sebagai pusham yang juga terlibat aktif dalam proses pembentukan dan memberikan dukungan terhadap Pusham Unimed, Pusham UII adalah yang terbaik di Indonesia dan melalui kegiatan ini kita akan banyak mendapatkan manfaat bertukar pikiran dan pengalaman, khususnya dalam pembuatan buku ajar HAM di Indonesia,” tegas Majda El Muhtaj, Kepala Pusham Unimed.

 

”Semoga melalui FGD ini dapat dihasilkan temuan-temuan baru dalam mengartikulasikan HAM dalam upaya pendidikan HAM di perguruan tinggi. Kehadiran pusat-pusat studi HAM sangat penting dalam upaya memperkuat basis pengetahuan para pengajar dan peneliti HAM dan tentu saja dengan menggunakan buku ajar HAM ini diharapkan mampu mengikuti taraf perkembangan kehidupan demokrasi dan HAM di Indonesia,” kata Majda menjelaskan.

 

Sumber: waspada.co.id

Prev Next

Pembangunan Ekonomi yang Melanggar HAM Harus Ditolak

06-01-2018 Hits:109 Berita Gilang Darmawan

AKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan ekonomi yang terus diakselerasi pemerintahan Jokowi-JK dinilai tidak mempertimbangkan pemenuhan hak-hak asasi manusia. Pelanggaran hak asasi manusia ( HAM) tak bisa dihindarkan ketika rakyat dihadapkan dengan negara ataupun korporasi.................

Read more

Sepanjang 2017, Ombudsman Terima 7.999 Laporan Masyarakat

31-12-2017 Hits:125 Berita Gilang Darmawan

Jakarta (29/12). Kompas, Ombudsman RI baik pusat maupun daerah menerima sebanyak 7.999 laporan masyarakat sepanjang 2017. Wakil Ketua Ombudsman Ninik Rahayu menuturkan, laporan tersebut terbagi menjadi 10 jenis maladministrasi. "Lima jenis maladministrasi.................

Read more

Pusham Unimed Lakukan Penelitian Tentang Perkap No 3 Tahun 2015 Di Polres Deli S…

06-12-2017 Hits:165 Berita Eka Nirmala Simanjuntak

TribrataNewsDeliserdang – Kapolres Deliserdang AKBP Eddy Suryantha Tarigan SIK buka kegiatan FGD (Focused Group Discussion) yang dilaksanakan oleh Pusat Studi Hak Asasi Manusia (Pusham) Universitas Negeri Medan (Unimed) terhadap seluruh.................

Read more

MEMPERTANYAKAN PROFESIONALITAS ANGGOTA POLRI SEBAGAI PENGAYOM MASYARAKAT

31-08-2017 Hits:426 Berita Gilang Darmawan

Medan- Pusham.Unimed.ac.id, Aliansi Masyarakat Sipil Anti Penyiksaan (SIKAP), mengingatkan dan menegaskan dengan jelas bahwa praktek penyiksaan, adalah bentuk perbuatan yang keji, tidak manusiawi, dan tentunya bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan.................

Read more

Sumut Peringkat Kedua Kasus Terbanyak Pelanggaran HAM di Indonesia

16-07-2017 Hits:576 Berita Eka Nirmala Simanjuntak

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Fakta mengejutkan datang dari Komisioner Komnas HAM Siti Noor Laila, dalam diskusi “Pentingnya pelaksanaan prinsip-prinsip panduan PBB tentang bisnis dan HAM bagi anggota serikat buruh dan tani di Sektor.................

Read more

Penuhi Hak Sipil Semua Warga; Penghayat Kepercayaan Alami Diskriminasi

05-08-2016 Hits:645 Berita Gilang Darmawan

JAKARTA, KOMPAS – Pemenuhan hak-hak sipil para anggota komunitas penghayat kepercayaan dan pelaksana ritual adat belum terwujud. Berbagai bentuk diskriminasi masih dialami oleh mereka. Akibatnya, mereka tidak memiliki kesempetan untuk.................

Read more

Komnas HAM Usut Penganiayaan Warga Lingga

05-08-2016 Hits:536 Berita Eka Nirmala Simanjuntak

KARO, Analisa - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan mengusut kasus meninggalnya warga Desa Lingga Ke­camatan Simpang, diduga dianiaya anggota Kepo­lisian Resort Tanah Karo, yang mengakibatkan korban meninggal.................

Read more

UN Human Rights chief calls on Indonesia to stop executions

28-07-2016 Hits:599 Berita Anastasia Marbun

GENEVA (27 July 2016) - The UN High Commissioner for Human Rights Zeid Ra’ad Al Hussein today expressed alarm at reports that up to 14 people face imminent execution in.................

Read more

THE FOURTH INTERNATIONAL CONFERENCE ON HUMAN RIGHTS AND PEACE & CONFLICT IN …

27-07-2016 Hits:534 Berita Yulita HTH

STUDENT PARTICIPANTS For participants registering as students, copy of student identification card will be required for in-person registration. For graduated students at the time of the conference, date of online registration.................

Read more

Amnesty International: Kepemimpinan Jokowi Direndahkan dengan Hukuman Mati

26-07-2016 Hits:580 Berita Yulita HTH

JAKARTA, KOMPAS.com- Amnesty Inernational angkat bicara soal rencana eksekusi mati yang akan segera dilaksanakan Kejaksaan Agung terhadap para terpidana pada bulan Juni 2016 ini. Amnesty International mengkritik bahwa penerapan hukuman.................

Read more

Humanitas

Handbook

Instrumen HAM